Agar si Kecil Pandai Kelola Uang Bagian 2

PERILAKU ORANGTUA

Seperti perilaku lainnya, perilaku orangtua terhadap uang juga akan selalu ditiru secara alami oleh anak. Karena itulah, kita pun perlu menjadi contoh yang baik. • Bukalah tabungan di bank dan ajak si kecil untuk sama-sama menabung secara rutin. • Hindari penggunaan kartu kredit yang boros di depan si prasekolah. Pemborosan seperti ini akan menjadi pembelajaran yang buruk, yakni kita boleh berutang dan meremehkan nilai uang. • Jika keuangan sedang menipis dan terpaksa menolak rengekan anak untuk membeli barangbarang yang tidak penting, lakukan hal yang sama. Kita pun perlu menahan membeli sesuatu yang tidak penting.

HINDARI ‘BANK PINJAMAN”

Ada satu sikap yang dapat mengganggu kemampuan prasekolah dalam mengelola uang, dan biasanya ini dilakukan karena alasan “sayang”. Apa itu? Hindari menjadikan diri kita sebagai “Bank Pinjaman atau Juru Selamat” bagi anak pada saat ia tidak mampu mengelola uang dengan baik. Mungkin jarang disadari, sikap kita yang selalu mengiyakan apa pun permintaan anak dapat menjerumuskannya di kemudian hari.

Nah, ketika prasekolah menghabiskan seluruh uang sakunya untuk hal yang tidak perlu, tak perlu buru-buru menambah uang sakunya. Apabila anak ingin menabung untuk membeli sesuatu yang ia butuhkan akan tetapi justru digunakan untuk hal yang lain, jangan sampai membelikan barang yang diinginkan semula untuknya. Prasekolah perlu memahami konsekuensi dari tindakannya. Pembelajaran sejak dini ini tentunya akan bermanfaat kelak ketika ia dewasa

TIGA MANFAAT POSITIF

Sebenarnya manfaat apa yang bisa didapat si prasekolah dengan mengenal nilai uang? – Terbiasa menabung. Ketika si prasekolah mendapat uang, ia otomatis akan menyisihkan sebagian uangnya untuk ditabung. – Terbiasa membelanjakan uang dengan bijak. Karena sudah terlatih sejak kecil, anak akan membelanjakan uangnya sesuai kebutuhan dan tidak impulsif. Ia bisa mengukur mana yang memang menjadi kebutuhan dan mana yang sekadar keinginan.

– Mampu mengatur pengeluaran keuangannya secara baik. Pemahaman dan keterampilan yang kita tanamkan sejak kecil akan berdampak pada seberapa baik prasekolah mengelola uang di masa dewasa. Apakah akan menjadi konsumtif dan terperosok dalam utang, atau menjadi pribadi yang pandai mengelola dan memanfaatkan setiap uang yang ia miliki dengan baik. Alhasil, kelak saat dewasa, dia akan menjadi pribadi yang mandiri dalam hal keuangan.dimana ia akan lebih bijaksana dalam memperlakukan atau mengelola keuangannya.